Selasa, 12 Juni 2012

K E L U A R G A


.....adalah ketika kamu pergi, itu merupakan tempat dimana kamu selalu ingin kembali. Tempat dimana kamu merasa nyaman, aman, mendapat dan memberi kasih sayang. Tempat ketika kamu tinggal, kamu berharap akan selamanya...
Sebenarnya bukan melulu “tempat”, tapi konteks. Berupa tatanan, keadaan dan orang-orang yang ada di sekitarku. Mereka keluarga, yang selalu menjadi tempat tujuanku untuk ‘kembali’..
1. Keluarga (dalam arti sebenarnya, dalam arti sempit).
Bapak, Ibu, Kakak-kakakku, Nenek, Om, Tante, Budhe, Pakdhe, Sepupu, Keponakan. Nggak perlu saya sebutkan semuanya kan? Meskipun sebenarnya, tidak semua nenek saya anggap sebagai keluarga. Tidak semua sepupu, keponakan, pakdhe, budhe saya anggap sebagai keluarga. Karena yaaa itu tadi, tidak semua yang mempunyai hubungan darah dengan saya adalah ‘keluarga’ bagi saya. Karena mereka tidak memberikan kenyamanan bagi saya, bahkan terkadang bertemu saja saya enggan. Entahlah...



2. Sahabat
Rifka, Gempa, BJ’s : Ijah Ifa Greta Ayumi Este Kuncrud Fendra Cirta.. dan sahabat-sahabat saya yang lain.
Anggaplah saya orang yang sangat cuek. Kalau anda mengenal saya, anda pasti bisa berkata seperti itu. Tapi, bila anda mengenal saya lebih jauh, anda akan tahu bahwa saya tidak akan pernah bisa bersikap cuek terhadap sahabat-sahabat saya. Kalau mereka tahu, ataupun merasa..
Apa perlu saya ceritakan berapa puluh kali saya menangis gara-gara sahabat-sahabat saya? Hey, mereka saja tidak pernah tahu J Saya sayang mereka. Kebanyakan dari mereka menganggap saya sebagai orang yang riang, bebas, tidak punya beban. Karena apa? Karena saya ingin agar mereka mau berbagi beban mereka dengan saya. Sejujurnya, saya lebih suka menjadi ‘tempat sampah’ yang menampung keluh kesah dan kesedihan mereka. Dengan begitulah saya bahagia. Saya bisa mengenal dan mengerti mereka. Dengan cara itulah saya merasa berharga, dibutuhkan.
Saya tahu, terkadang kalian sungkan untuk sekedar bercerita atau mengajak saya makan siang dan sebagainya. Kalian tahu bahwa saya sibuk. Tapi sesibuk-sibuknya saya, saya akan tetap ada ketika kalian butuh. Dan saya tahu bahasa dan gelagat kalian ketika kalian ada masalah, percayalah..
Memang akhir-akhir ini saya sendiri merasa bahwa saya mulai tertutup dengan sahabat-sahabat saya, anak-anak BJ’s dan semuanya. Entahlah...







3. ‘Kakak’
PASCAGARA Mas Blek, Mas Hanif, Mas Ipun, Mbak Ella, Pandu, Ajik, Yapenk, Fasfakh, Vira, Blkc..
Di lingkungan ini, saya nyaman. Saya merasa mendapatkan kasih sayang. Bersama mereka saya bisa bermain, tertawa, lepas, berfikir, bebas. Saya sering berkata kepada mereka, “kenapa semuanya kalo ketemu aku bawaannya curhaaat mulu??” Karena memang, mereka semua sering curhat pada saya. Saya memegang ‘kartu’ mereka. Saya dimintai pertimbangan terhadap apa yang mereka ragukan, tentang apa saja yang ingin mereka putuskan. Disana saya dibutuhkan..



Keluarga, sama saja dengan rumah. Bedanya, bukan rumah secara materiil. Selalu mengundang saya untuk kembali..
Meskipun saya tahu, saya tidak akan pernah merasakan ‘pulang’ ketika saya tidak pernah ‘pergi’. Maka saya juga punya kehidupan lain diluar ‘keluarga’ saya ini. Tapi tetap saja, mereka selalu membuat saya rindu untuk bertemu, berkumpul, dan....merasa dibutuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar