Minggu, 27 Mei 2012

Midnight story #1


Tuhan, saya masih boleh minta kan? Yaaah atau sekedar berandai- andai.
Seandainya...
Ada manusia lain yang sama seperti dia, tapi bukan dia. Atau...
Seandainya dia tidak berada dalam lingkungan ini,
Seandainya dia tidak berada dalam keadaan ini,
Seandainya....

Maaf Tuhan. Aku tau ini bukan perkara besar.
Tapi Engkau juga tahu apa yang aku butuhkan.
(mungkin) memang dia,
tapi aku tidak ingin dia yang jadi masa depanku,
sama seperti apa yang dia ucapkan kepadaku. Sama.
Aku tahu, sebenarnya ini masalahku. Aku yang mempermasalahkannya.

What if we make it easy for us?
You won’t to let me go before I got the new one.
So do I.. I won’t leave you before I find a new one.
Selfish. But we’re same..
So, God.. please make it easy for us.
Give me, or give him another one. So we can end this absudity
Cause I have to out of my comfort zone. Or I’ll killed in this situation

Sabtu, 26 Mei 2012

Happy Birthday Bapak Topo


26 Mei 2012, genap berusia 56 tahun. Genap mencapai usia pensiun Pegawai Negeri Sipil juga. Ini tandanya, aku nggak boleh kuliah main-main. Hmm pengen nyari kerjaan juga sih, biar nggak kebanyakan minta ke orangtua. Aku tau, uang pensiunnya bapak ini mau dipake buat bayar biaya haji bapak-ibu yang Insya Allah berangkat 4 tahunan lagi. Lama banget sih yaa..
Bapak pengen banget naik Haji. Dan yang paling dipengenin dia, tentu aja ngliat anak-anaknya sukses, sholeh sholihah, bahagia. Karena yang bisa menyelamatkan beliau di akhirat (nanti) cuma doa dari anak-anak yang sholeh.
Selamat ulangtahun, Bapak..
Semoga panjang umur. Kesehatan juga baik. Diberi kelapangan dan kesabaran. Rejeki lancar. Secepatnya bisa menunaikan ibadah haji.
Juga semoga secepatnya bisa ngliat mbak nikah. Mas lulus kuliah. Aku juga bisa tambah manut sama bapak ibuk. Semoga kami sukses, bahagia, sholeh, seperti yang Bapak inginkan..
Maaf kami anak-anakmu belum bisa ngasih apa-apa, selain doa :’)